city

kotaku indah di kala senja

kakek

kakekku paling pintar sedunia .....

kartunku

cantik lucu seperti gambar kartun ini

unyu-unyu

hiii...lucu dah ginuk-ginuk

buku

sumber ilmu itu buku

Selasa, 29 Mei 2012

Mahasiswa PLS Jangan Berkecil Hati

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI) Gutama meminta agar mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (PLS) tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa lapangan kerja bagi mereka terbuka luas, mulai dari menjadi tenaga pengajar, pengelola lembaga PAUD, lembaga kursus, dan berbagai bidang lainnya.
Hal tersebut ia sampaikan saat menerima Ikatan Mahasiswa PLS seluruh Indonesia di Ruang Sidang Ditjen PAUDNI, Senin (30/1). “Jangan hanya berpikir setelah lulus lantas menjadi pegawai negeri, banyak peluang kerja lain,  ucapnya memberi semangat.
Gutama juga meminta para mahasiswa agar jangan hanya mempelajari teori di kampus, tetapi harus mampu mengembangkan diri melalui berbagai keterampilan. Selain itu, ia juga mengimbau agar mahasiswa PLS membuka jejaring dengan berbagai perusahaan swasta maupun BUMN.
Mantan Direktur PAUD tersebut menyebutkan, bagi para mahasiswa yang masih memiliki minat menjadi abdi negara, peluang tersebut tidak hanya terdapat di Ditjen PAUDNI. Sejumlah kementerian lain juga membutuhkan sarjana dengan disiplin ilmu PLS, antara lain Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri dan beberapa kementerian lain.
Sementara Zulkarnain, Dewan Penasehat Ikatan Mahasiswa PLS menuturkan, di sejumlah daerah banyak bidang kerja yang seharusnya ditempati oleh sarjana lulusan PLS, namun justru diduduki oleh sarjana pendidikan umum. “Di Gorontalo, daerah asal saya, banyak sarjana pendidikan formal yang menjadi pengajar di lembaga pendidikan nonformal,  ungkapnya. (Yohan/Humpeg)

Sumber http://www.paudni.kemdiknas.go.id/berita/20120131120513/Mahasiswa-PLS-Jangan-Berkecil-Hati.html

Selasa, 22 Mei 2012

Pendidikan Luar Sekolah

Pendidikan Luar Sekolah menyediakan program pendidikan yang memungkinkan terjadinya perkembangan peserta didik dalam bidang sosial, keagamaan, budaya, keterampilan, dan keahlian. Dengan pendidikan luar sekolah, setiap warga negara dapat memperluas wawasan pemikiran dan peningkatan kualitas pribadi dengan menerapkan landasan belajar seumur hidup.
Pendidikan Luar Sekolah dapat dibedakan menjadi pendidikan keterampilan, pendidikan perluasan wawasan, dan pendidikan keluarga.
Pendidikan Keterampilan mempersiapkan peserta didik untuk memiliki kemampuan melaksanakan suatu jenis pekerjaan tertentu. Pendidikan perluasan wawasan memungkinkan peserta didik memiliki pemikiran yang lebih luas. Pendidikan keluarga memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar, agama, dan kepercayaan, nilai moral, norma sosial, dan pandangan cara hidup untuk dapat berperan dalam keluarga dan masyarakat.
Artikel Pendidikan Luar Sekolah ini diambil dari buku “Dasar-dasar Kependidikan”, hal: 22, Drs.H.Fuad Ihsan, Penerbit: Rineka Cipta.
.pendidikan luar sekolah.artikel pendidikan luar sekolah.artikel opini tentang pendidikan.artikel tentang pendidikan luar sekolah.pendidikan luar sekolah adalah.pendidikan luar sekolah artikel.

Koran Masuk Sekolah Tuingkatan Pembelajaran Bahasa Inggris

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad mengatakan, Program Koran Masuk Sekolah dapat menjadi stimulus pemberdayaan Bahasa Inggris bagi para peserta didik.
“Pembelajaran Bahasa Inggris akan lebih berkembang dengan adanya interaksi peserta didik, guru, dan media,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad seusai menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) dengan Eksekutif Direktur The Jakarta Post Foundation Yulia Herawati tentang Program Koran Masuk Sekolah di Kemdikbud, Jakarta, Senin (19/12). Turut menyaksikan penandatanganan MoU, Presiden Direktur Jakarta Post Jusuf Wanandi dan Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia, Abdul Hamid Batubara.
Menurut Hamid, program yang telah dimulai sejak 2007 ini akan dikembangkan ke 100 sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan di sembilan provinsi di Indonesia, yakni di Riau, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta. “Setiap sekolah akan mendapatkan tiga eksemplar Jakarta Post (koran harian berbahasa Inggris) selama setahun untuk dijadikan pembelajaran di sekolah,” katanya.
Hamid menyampaikan, sejak 2004 dengan penerapan kurikulum berbasis kompetensi, pengajaran bahasa Inggris telah menggunakan pendekatan berbasis komunikasi. Sudah banyak sekolah yang mengubah metode pembelajaran dari berbasis grammar dan struktur menjadi berbasis keterampilan komunikasi. “Dengan adanya koran masuk sekolah akan menjadi sumber daya yang penting di dalam program pembelajaran bahasa Inggris,” katanya.
Jusuf Wanandi mengatakan, melalui koran masuk sekolah ini pihaknya menerapkan metode pembelajaran Bahasa Inggris, dengan menggunakan surat kabar sebagai sumber pembelajaran. Surat kabar, kata dia, memuat berita aktual yang menyangkut seluruh kehidupan masyarakat, masalah politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan olah raga. Seluruh berita tersebut selalu terkini,  setiap hari berubah sesuai dinamika kehidupan masyarakat. “Dengan menggunakan sumber pembelajaran dari surat kabar, murid-murid akan tumbuh menjadi manusia dewasa yang sarat pengetahuan, kreatif, dinamis, dan mengetahui apa yang terjadi di lingkungan sekolah, kota, negara, juga dunia,” katanya.
Abdul Hamid Batubara menyampaikan, program ini telah diuji sebelumnya pada 2008 dan 2009 di beberapa sekolah di sekitar wilayah operasi Chevron.   “Insya Allah melalui koran masuk sekolah ini kita harapkan kemampuan bahasa Inggris, serta minat baca peserta didik dapat semakin meningkat, sehingga mereka siap untuk bersaing di tataran global,” katanya.
Rafif Muhammad Rizqullah, siswa kelas 12 Jurusan IPA SMAN 1 Bekasi, mengaku senang dengan adanya program ini. Menurutnya, sebagai pelajar dia dapat menggunakan koran untuk mencari informasi sekaligus sarana untuk belajar Bahasa Inggris. “Saya menggunakan koran sebagai materi bacaan untuk kontes debat Bahasa Inggris,” katanya.
Susan Ardjawi, siswi kelas 12 Jurusan Usaha Perjalanan Wisata SMKN 57 Jakarta, mengatakan, kemampuan bahasa Inggris merupakan keharusan di bidang pariwisata. Koran, kata dia, dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan sarana belajar membaca. “Koran adalah media yang murah dan efektif untuk pembelajaran,” katanya. (pih)
Sumber: kemdiknas.go.id

http://beritapendidikan.net/article/85951/koran-masuk-sekolah-tingkatkan-pembelajaran-bahasa-inggris.html

Selasa, 01 Mei 2012

Tips Gemuk Badan

Bagi anda yang merasa kesulitan dalam masalah penggemukan badan, jangan khwatir saya punya tips jitu yang mudah  untuk dilakukan dan juga cukup mengasyikkan,, hihihihiii........
Berikut cara menggemukkan badan ala "asri kunyillz" :

1. Makanan yang dimakan sehari-hari dianjurkan memenuhi gizi yang cukup dan seimbang
2. Porsi makan sedikit dilebihkan,
3. Usahakan untuk makan 3 kali dalam sehari ( lebih banyak lebih baik)
4. Imbangi dengan olah raga yang cukup dan teratur
5. Istirahat yang cukup
6. Jangan tidur terlalu malam
7. Jangan terlalu banyak berfikir berat untuk hal yang tidak penting
Cukup sekiaaaann kawaaann.... :)

Itulah beberapa tips dari saya yang bisa anda lakukan nntuk program genuk badan anda,, gampang kan.....???? ahahahaayy

Selamat mencobaa yaah....
Good Luck..................................!!!!